Organisasi hak asasi manusia Amnesti Internasional  (AI) yang berpusat di London, menyelenggarakan kampanye untuk aksi darurat melawan penangkapan kepada Taner Kilic, seorang pengacara dan ketua dari AI Turki.

AI memulai kampanye di Twitter pada 14 Juni untuk mendukung Kilic, menyurakan pembebasan untuk dirinya, dengan hashtag #FreeTanerKılıç.

Sejak itu, angora dari organisasi ini telah mengirimkan pesan solidaritas dengan mengirimkan foto tanda #FreeTanerKılıç dan memasang fotonya di media sosial.

Kilic adalah salah satu anggota pendiri dari AI Turki dan telah menduduki jajaran direktur sejak 2014. Sebagai pengacara dan anggota dari grup non-govermental, dirinya juga mengambil peran penting dalam beradvokasi untuk hak dari pengungsi

Dirinya dituduh dikarenakan penggunaan aplikasi Bylock dalam telefon genggamnya.

Bylock dianggap Otoritas Turki sebagai alat komunikasi bagi simpatisan Gulen, yang mana gerakan ini dituduh oleh pemerintah sebagai dalang dari kudeta gagal pada 15 Juli 2016.

Turki selamat dari percobaan kudeta militer pada 15 Juli, namu memakan korban 240 orang dan ribuan lainya menderita luka-luka. Tepat setelah kudeta berakhir, pemerintah AKP bersama Presiden Erdogan langsung menuduh semua yang terjadi nerhubungan dengan Grup Gulen.

Grup ini membantah akan keterlibatannya.

Sepuluh ribuan pegawai sipil, polisi dan wirausahawan telah dikeluarkan atau ditahan dikarenakan penggunaan Bylock sejak percobaan kudeta Juli lalu.

 

Related News