Satu grup polisi menyeret Sultan Özakça dan Esra Özakça, ibu dan istri dari Semih Ozakca, seorang pengajar yang dipenjarakan setelah menjalani mogok makan untuk memprotes pemecatannya dari jabatan pemerintahan, dikarenakan dekrit yang dikeluarkan pasca percobaan kudeta lalu.

Istri dan ibu dari Ozakca diberitakan telah masuk rumah sakit setelah penyeretan tersebut, tak hanya itu mereka dilaporkan mendapat tindak kekerasan ketika melakukan protes atas penangkapan Ozakca.

Semih Özakça dan Nuriye Gülmen, keduanya merupakan pengajar yang melakukan protes mogok makan atas dekrit yang pemerintah keluarkan pasca percobaan kudeta.

Mereka berdua ditahan di hari ke-75 protes mereka, mereka ditahan dengan tuntutan “percobaan membuat protes yang lebih luas” di Turki.

Gulmen dikeluarkan dari Konya Selçuk University dengan tuduhan memiliki hubungan dengan Gulen Movement, yang mana gerakan ini dituduh pemerintah sebagai dalang percobaan kudeta.

Ozakca adalah guru di sekolah dasar di provinsi Turki bagian timur Mardin, sebelumnya ia dituduh mempunyai hubungan dengan organisasi teroris.

 

Related News